Pramono Dorong Jakarta Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memyampaikan, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu penggerak ekonomi Jakarta yang memberikan kontribusi cukup besar yakni sekitar Rp410 triliun.
"Ekonomi kreatif memberikan kontribusi cukup besar,"
Menurutnya, potensi ini perlu terus dikembangkan agar kegiatan ekonomi kreatif semakin menggerakkan usaha lokal dan membuka lapangan kerja.
Rano Optimistis Jakarta Film Summit 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi KreatifHal ini disampaikan Pramono saat menjadi pembicara pada The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE 2026) di Hotel Kempinsky Jakarta, Jumat (23/10).
"Jakarta sendiri dalam hal yang berkaitan dengan ekonomi kreatif memberikan kontribusi cukup besar, hampir 11 persen. Jadi angkanya kurang lebih Rp410 triliun dari activities yang ada di Jakarta ini, dan ini cukup besar," kata Pramono.
Berbagai kegiatan ekonomi kreatif di Jakarta memberikan dampak yang signifikan bagi ekonomi Jakarta, seperti Jakarta Fair, Jakarta Great Sale, konser berbagai musisi internasional, dan berbagai kegiatan olahraga berskala internasional lainnya.
Untuk mendukung kegiatan ekonomi kreatif, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun memberikan dukungannya, salah satunya untuk industri perfilman dengan keringanan perpajakan hingga 50 persen. Dukungan ini diberikan mengingat lebih dari 80 persen aktivitas perfilman dilakukan di Jakarta.
"Harapannya Jakarta tidak hanya sekadar tempat untuk nonton film, tetapi juga sekaligus tempat untuk kreator bisa membuat film-film dan juga pembiayaannya tentunya bisa menjadi lebih murah," ujar Pramono.
Selain itu, Pemprov DKI juga menyediakan ruang bagi pelaku kreatif untuk berkreasi, bertemu, dan berkolaborasi, seperti di kawasan Blok M.
Ia memastikan, Pemprov DKI bersama Kementerian Ekonomi Kreatif mendorong Jakarta menjadi hub baru bagi ekonomi kreatif di berbagai sektor. Menurutnya, Jakarta bisa menjadi episentrum dari berbagai kegiatan karena menawarkan berbagai fasilitas dan kemudahan akses.
Karena itu, Pramono mengapresiasi penyelenggaraan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta. Penyelenggaraan forum konferensi ini dinilainya memberikan kontribusi cukup signifikan bagi Jakarta.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengapresiasi kolaborasi Pemprov DKI dalam menyelenggaraan forum World Conference on Creative Economy 2026. Kegiatan ini melibatkan lebih dari 80 negara partisipan dengan 6.100 peserta, 38 delegasi, dan 180 pembicara.
"Jadi kami mengucapkan terima kasih dukungan kolaborasinya, termasuk dalam mempromosikan dan dukungan-dukungan lainnya," tandasnya.